AHMAD MARZUKI

Home

Syeikh Muhammad Yasin Isa Al-Fadany

Posted by ahmad marzuki on December 30, 2009 at 8:09 PM

Syekh Muhammad Yasin Bin Muhammad Isa Al-Fadani lahir di kota Mekahpada tahun 1915 dan wafat pada tahun 1990. beliau adalah ulama besaryang pernah sekolah di Madrasah Shaulatiyyah. Beliau adalah pencetuside berdirinya Madrasah Darul-Ulũm sekaligus menjadi murid pertamamadrasah itu.

 

Konon sebab tercetusnya ide membangun Madrasahtersebut disebabkan karena tindakan dan perlakuan direktur MadrasahShaulatiyyah yang sangat menyinggung (hususnya) pelajar yang kebanyakandari Asia Tenggara saat itu. Hal ini terbukti dengan berpindahnya 120orang pelajar dari Shaulatiyyah ke Madrasah Darul-Ulum yang barudidirikan. Ini hampir tidak pernah dialami oleh Madrasah-madrasah yangbaru dibuka mendapat murid yang begitu banyak sebagaimana Darul-Ulũm.

Dalamsebuah situs(1) dinyatakan bahwa pada tahun 1934, karena suatu konflikyang menyangkut kebanggaan nasional orang Indonesia, guru dan murid‘Jawah’ telah keluar dari Shaulatiyah dan mendirikan madrasah DarulUlum di Makkah.

Mengenai kesehari-harian beliau, dari cerita yangsaya dengar dari ayah saya, yaitu Ustaz Sukarnawadi H. Husnuddu’at:“Syekh Yasin orangnya santai, sederhana, tidak menampakkan diri, seringmuncul menggunakan kaos biasa, sarung, dan sering nongkrong di“Gahwaji” untuk Nyisyah (menghisap rokok arab)… tak seorangpun yangberani mencela beliau karena kekayaan ilmu yang beliau miliki… Yangingkar kepada beliau hanyalah orang-orang yang lebih mengutamakantampang zahir daripada yang bathin…

PUJIAN PARA ULAMA:

 

SyekhZakaria Abdullah Bila teman dekat pendiri Nahdlatul Wathan yaitu SyekhM. Zainuddin pernah berkata, “waktu saya mengajar Qawa’idul-Fiqhi diShaulatiyyah, seringkali mendapat kesulitan yang memaksa saya membolakbalik kitab-kitab yang besar untuk memecahkan kesulitan tersebut. Namunsetelah terbit kitab Al-Fawa’idul-Janiah karangan Syekh Yasin… menjadimudahlah semua itu, dan ringanlah beban dalam mengajar.

Seorang ahliHadits bernama Sayyid Abdul Aziz Al-Qumari pernah memuji dan menjulukibeliau sebagai kebanggaan Ulama Haramain dan sebagai Muhaddits.

DoctorAbdul Wahhab bin Abu Sulaiman (Dosen Dirasatul ‘Ulya Universitas UmmulQura) di dalam kitab: الجواهر الثمينة في بيان أدلة عالم المدينةberkata: Syekh Yasin adalah Muhaddits, Faqih, Mudir MadrasahDarul-Ulum, pengarang banyak kitab dan salah satu Ulama Masjid Al-Haram…

 

SyekhUmar Abdul-Jabbar berkata didalam surat kabar Al-Bilad (jumat 24Dzulqaidah 1379H/ 1960M): “…bahkan yang terbesar dari amal bakti SyekhYasin adalah membuka madrasah putri pada tahun 1362H. Dimana dalamperjalanannya selalu ada rintangan, namun beliau dapat mengatasinyadengan penuh kesabaran dan ketabahan…

Assayyid Abdurrahman binMuhammad bin Abdurrahman Al-Ahdal sebagai Mufti negeri Murawah Yamansaat itu, mengarang sebuah syiir yang panjang husus untuk memuji SyekhYasin Al-Fadani Berikut saya nukilkan satu bait saja yang berbunyi:

أنت في العلم والمعاني فريد…… وبعقد الفخار أنت الوحيد

“Engkau tak ada taranya dalam ilmu dan hakekat, Dibangun orang kejayaan kaulah satu-satunya yang jaya”

DoctorYusuf Abdurrazzaq sebagai dosen kuliah Ushuluddin Universitas Al-Azharcairo juga memuji beliau dengan perkataan dan syiir yang panjang, sayanukilkan satu bait saja yang bunyinya:

أنت فينا بقية من كرام……لا ترى العين مثلهم إنسانا

“Engkau di tengah kami orang terpilih dari orang terhormat, tak pernah mata melihat manusia seumpama mereka.”

Ustaz Fadhal bin M. bin Iwadh Attarimi-pun berkata:

فيا طالب العلم لب نداء……ياسين وافرح بهذا القرى

“Wahai pencari ilmu sambutlah panggilan Yasin, bergembiralah dengan sajian yang ia sajikan,”

DoctorAli Jum’ah yang menjabat sebagai Mufti Mesir dalam kitab HasyiahAl-Imam Al-Baijuri Ala Jauharatittauhid yang ditahqiqnya, pada halaman8 mengaku pernah menerima Ijazah Sanad Hadits Hasyiah tersebut dariSyekh Yasin yang digelarinya sebagai مسند الدنيا Musnid Addunia…

Al-HabibAssayyid Segaf bin Muhammad Assagaf seorang tokoh pendidik di Hadramaut(pada tahun 1373H) menceritakan kekaguman beliau terhadap Syekh Yasin,dan menjulukinya sabagai “Sayuthiyyu Zamanihi”. Beliau juga mengarangsebuah syiir untuk memuji beliau, berikut saya nukilkan dua bait sajayang bunyinya sebagai berikut:

 

لله درك يا ياسين من رجل……أم القرى أنت قاضيها ومفتيها

 

في كل فن وموضوع لقد كتبا ……يداك ما أثلج الألباب يحديها

“Bagus perbuatanmu hai Yasin engkau seorang tokoh,

 

dari Ummul Qura engkau Qhadi dan Muftinya.”

 

“Setiap pandan judul ilmu tertulis dengan dua tanganmu,

 

Alangkah sejuknya akal pikiran rasa terhibur olehnya.”

AssayyidAlawi bin Abbas Al-Maliki sebagai guru Madrasah Al-Falah dan MasjidAl-Haram, Syekh M. Mamduh Al-Mishri dan Al-Habib Ali bin Syekh BalfaqihSiun Hadramaut dan Ulama lainnya, pernah memuji karangan-karanganbeliau…

Doctor Yahya Al-Gautsani bercerita, pernah ia menghadirimajlis Syekh Yasin untuk mengkhatam Sunan Abu Daud. Ketika itu hadirpula Muhaddits Al-Magrib Syekh Sayyid Abdullah bin Asshiddiq Al-Gumaridan Syekh Abdussubhan Al-Barmawi dan Syekh Abdul-Fattah Rawah.

 

H.M.AbrarDahlan berkata: “yang membuat beliau lepas dari sorotan publikasi ialahkarena ia telah menjadi lambang Ulama Saudi yang “bukan Wahabi” yangtersisa di Makkah. Walaupun begitu ia diakui juga oleh ulama Wahabisebagai Ulama yang bersih dan tidak pernah menyerang kaum Wahabi…Seorang tokoh agama Najid dari Ibukota Riyadh (Pusat Paham Wahabi)yaitu Jasim bin Sulaiman Addausari pada tahun 1406H pernah berkata:

أبلغوا مني سلاما من صبا نجد……ذكيالأبي الفيض فداني

 

مسند الوقت بعيد عن نزول……هابط أما لما يعلو فداني

 

فدى أسر الروايات فلوتنطق……لقالت: علم الدين فداني

 

KARYA TULIS & MURID-MURID BELIAU:

 

Jumlahkarya beliau mencapai 97 Kitab, di antaranya 9 kitab tentang IlmuHadits, 25 kitab tentang Ilmu dan Ushul fiqih, 36 buku tentang ilmuFalak, dan sisanya tentang Ilmu-ilmu yang lain…

Di antaramurid-murid yang pernah berguru dan mengambil Ijazah sanad-sanad Haditsdari beliau adalah Al-Habib Umar bin Muhammad (Yaman), Syekh M. AliAsshabuni (Syam), Doctor M. Hasan Addimasyqi, Syekh Isma’il ZainAlyamani, Doctor Ali Jum’ah (Mesir), Syekh Hasan Qathirji, Tuan Guru H.M. Zaini Abdul-Ghani (Kalimantan) dll…

 

Dan di antara murid-muridbeliau yang di samping mengambil Sanad Hadits, mendapatkan Ijazah‘Ammah dan Khasshah, juga diberi izin untuk mengajar di MadrasahDarul-Ulum adalah: H. Sayyid Hamid Al-Kaff, Dr. Muslim Nasution,H.Ahmad Damanhuri, H.M.Yusuf Hasyim, H.M. Abrar Dahlan, Dr. Sayyid AqilHusain Al Munawwar, Ayah saya sendiri yaitu Ustaz Sukarnawadi KH.Husnuddu’at dll…

Ayah saya pernah bercerita, seseorang bernamaH.Abdul-Aziz asal Jeruwaru Lombok NTB pernah mendatangi Syekh Yasinuntuk meminta bai’at, izin serta restu untuk menjadi Mursyid ThariqatNaqsyabandiyyah… ketika itu Syekh Yasin memberi satu syarat, yaitu,ayah saya harus turut dibai’at, karena ayah saya di samping menjadiGuru yang lama mengajar di Madrasah Darul-Ulum, (dari tahun 1978 sampai1990) juga sebagai salah satu dari sekian murid yang selalu diberikanbimbingan dan perhatian khusus… maka yang mendapat izin dari beliauuntuk menjadi Mursyid Thariqat Naqsyabandiyyah yang berasal dari Lomboksaat itu hanyalah Ayah saya dan H.Abdul Aziz…

Ayah saya sebagaiwarga, bahkan tokoh NW (ketika pulang ke lombok) menceritakan hal itukepada pendiri Nahdlatul Wathan, yaitu Syekh M. Zainuddin, danbeliaupun tidak mengingkari hal tersebut, bahkan beliau merestui,memberikan Ijazah dan doa yang khusus serta harapan agar di samping itutetap berjuang membela NW…

 

KEKERAMATAN BELIAU:

 

Seseorangbernama Zakariyya Thalib asal Syiria pernah mendatangi rumah SyekhYasin Pada hari jumat. Ketika Azan jumat dikumandangkan, Syekh Yasinmasih saja di rumah, ahirnya Zakariyya keluar dan solat di masjidterdekat. Seusai solat jum’at, ia menemui seorang kawan, Zakariyyapunbercerita pada temannya bahwa Syekh Yasin ra. tidak solat Jum’at. Namundibantah oleh temannya karena kata temannya, “kami sama-sama Syekhsolat di Nuzhah, yaitu di Masjid Syekh Hasan Massyat ra. yang jaraknyajauh sekali dari rumah beliau”…

H.M.Abrar Dahlan bercerita, suatuhari Syekh Yasin pernah menyuruh saya membikin Syai (teh) dan Syesah(yang biasa diisap dengan tembakaudari buah-buahan/rokok teradisibangsa arab). Setalah saya bikinkan dan syekh mulai meminum teh, sayakeluar menuju Masjidil-Haram. Ketika kembali, saya melihat Syekh Yasinbaru pulang mengajar dari Masjid Al-Haram dengan membawa beberapakitab… saya menjadi heran, anehnya tadi di rumah menyuruh saya bikinteh, sekarang beliau baru pulang dari masjid.

Dikisahkan ketikaK.H.Abdul Hamid di Jakarta sedang mengajar dalam ilmu fiqih “babdiyat”, beliau menemukan kesulitan dalam suatu hal sehingga pengajianterhenti karenanya… malam hari itu juga, beliau menerima sepucuk suratdari Syekh Yasin, ternyata isi surat itu adalah jawaban kesulitan yangdihadapinya. Iapun merasa heran, dari mana Syekh Yasin tahu…? SedangkanK.H.Abdul Hamid sendiri tidak pernah menanyakan kepada siapapun tentangkesulitan ini..!

 

Ketika ayah saya tamat Darul-Uulum (Aliah),beliau dilarang oleh Syekh Yasin untuk melanjutkan studinya diUniversitas manapun, ayah saya diperintahkan untuk mengabdi diDarul-Ulum. Sedangkan mata pelajaran yang pernah dipegang oleh ayahsaya sejak tahun 1978 hingga 1990 adalah Hadits, Fiqih, Tauhid, Tarikhdan Geografi. Di samping itu Syekh Yasin pernah berdo’a untuk ayah sayaagar menjadi seorang penulis… kekeramatan do’a beliau dapat dirasakansendiri oleh ayah saya. Walaupun sibuk dalam pekerjaannya sebagai gurudan pegawai di kantor, namun beliau selalu menyempatkan diri untukmenulis. Dan kini tulisan beliau sudah mencapai 24 judul. Yang sudahdicetak sampai saat ini baru 12 judul saja… Ayah saya berkata padasaya, “ini berkat do’a restu Syekh Yasin dan Syekh Zainuddin” Olehkarena itu Ayah saya berpesan agar kami di Mesir, juga mencari seorangguru yang benar-benar pewaris Nabi, agar mendapatkan barokah do’a restuserta barokah ilmunya…

H.Mukhtaruddin asal Palembang bercerita,pernah ketika pak Soeharto sedang sakit mata, beliau mengirim satupesawat khusus untuk menjemput Syekh Yasin. Ahirnya pak Soehartopunsembuh berkat do’a beliau. Kisah ini selanjutnya didengar sendiri olehayah saya dari Syekh Yasin.

Semoga Allah swt. merahmati beliau, amin ya Rabbal-Alamin….

 


Categories: None

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

Already a member? Sign In

2 Comments

Reply Ahmad
08:22 PM on December 30, 2009 
Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari perjalanan hidup beliau.............
amin..............................!!!
Reply Farid
12:20 AM on August 09, 2011 
Assalamu ?alaiku wr, wb.
Ana mau Tanya di jogja ada gak santri-santriny syeik yasin, atau yang punya sanat kitab\hadis yang sambung pada beliau? Ana ingin berguru dan mendapatkan sanat yang sambung pada beliau.
Wassalamu?alaiku, wr ,wb.

Krapyak, farid

Share on Facebook

Share on Facebook

Google+ Web Search

Webs Counter

Webs Poll

Recent Forum Posts

No recent posts